Tampilkan postingan dengan label Razer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Razer. Tampilkan semua postingan

Minggu, 29 Januari 2017

Review Razer BlackWidow Chroma

Serial BlackWidow adalah serial keyboard mechanical yang pertama kali diluncurkan pada tahun 2010 dan menjadikan keyboard paling laku dipasaran gamers diseluruh dunia, dimana pada keyboard mechanical ini memiliki tombol yang dapat diprogram sesuai kebutuhan dengan adanya fitur macro recording membuat gamers dengan mudah menyimpah shortcut tombol yang nantinya akan digunakan dalam permainan. Dilengkapi dengan lima tombol dedicated (Macro), tombol media, dan menariknya terdapat port headset serta port USB yang ada disisi sebelah kanan keyboard.
Fitur lainnya yang tak kalah keren adalah fitur gaming mode dan memiliki tingkat responsif 1000HZ Ultrapolling dengan kabel fiber yang cukup tebal. Bagi gamers yang telah mendengar kata serial BlackWidow pastinya sudah paham dengan ketangguhan miliknya namun yang membedakan dengan serial BlackWidow Ultimate Chroma ini adalah pencahayaan Chroma yang hanya ada pada serial tersebut. Dengan ditambah program Razer Synapse yang bisa didapatkan disitus resminya, sehingga gamers dengan mudah mengkostumisasi sistem pencahayaan pada keyboard itu sendiri sesuai selera.

keyboard Razer BlackWidow Ultimate Chroma memang diciptakan khusus untuk bermain game dengan daya tahan yang lama serta model pencahayaan yang baru.

Dibagian depan kemasan juga terdapat bagian yang terbuka sehingga terdapat beberapa tombol yang dapat dicoba secara langsung oleh gamers untuk membuktikan kehebatan tombol keyboard mechanical Razer.

Dikemas dengan apik, keyboard Razer BlackWidow Ultimate Chroma terlihat sangat kokoh dan juga tentunya cukup berat namun itu bukan masalah penting, karena kebanyakan keyboard mechanical memang memiliki berat yang berbeda dengan keyboard analog pada umumnya. Hal tersebut dikarenakan keyboard mechanical memiliki fitur khusus untuk menghasilkan kualitas responsif yang sempurna. 

Ketika Perangkat ini terhubung dengan PC maka secara otomatis keyboard telah bisa digunakan, namun apabila gamers ingin mengkostumisasi segi pencahayaan dan juga menyimpan tombol-tombol macro harus lebih dulu mengunduh sebuah software yang disediakan oleh Razer pada situs resminya disini.

Software Razer Synapse dapat diunduh secara gratis, tetapi untuk dapat mengaksesnya Kotakers harus meregistrasi dulu agar dapat masuk kedalam akun Razor Synapse. Nah, keuntungan meregistrasi email ini selain bisa mengakses software tersebut, Kotakers juga bisa mendapatkan update-update terbaru secara langsung yang diberikan oleh Razer.

TECH SPECS
  • Razer™ Mechanical Switches with 50g actuation force
  • 80 million keystroke life span
  • Chroma backlighting with 16.8 million customizable color options
  • Razer Synapse enabled
  • 10 key roll-over anti-ghosting
  • Fully programmable keys with on-the-fly macro recording
  • 5 additional dedicated macro keys
  • Gaming mode option
  • Audio-out/mic-in jacks
  • USB pass-through
  • 1000Hz Ultrapolling
  • Braided fiber cable
  • Approximate size: 475mm/18.72 in (Width) x 171mm/6.74 in (Height) x 39mm/1.54 in (Depth)
  • Approximate weight: 1500g/3.31lbs


Review Razer Deathstalker Ultimate

Razer Deathstalker Ultimate adalah keyboard canggih dari Razer dengan tombol (selanjutnya disebut keycaps) chiclet dan juga interface Razer SwitchBlade. Dengan harga berkisar Rp. 2.5 juta rupiah, Deathstalker Ultimate merupakan keyboard yang paling mahal yang ditawarkan oleh Razer. Tapi apakah keyboard gaming ini sebanding dengan harganya? Baca terus untuk mengetahuinya.
Keyboard versi Razer Deathstalker (versi polos) mempunyai harga sekitar Rp 1.2 juta, jadi jelas bahwa penambahan 1.3 juta ini datang dari fitur SwitchBlade UI. Fitur ini sendiri dibenamkan di sebelah kanan keyboard yang biasanya ditempati oleh number pad, SwitchBlade UI sendiri adalah touchpad dengan tambahan 10 tombol yang dapat diprogram.

Setiap tombol ini terhubung dengan aplikasi yang khusus dikembangkan untuk SwitchBlade. Secara standard tombol ini berfungsi untuk mengakses trackpad sampai dengan tombol singkat untuk mengakses Facebook. Ketika kamu menggunakan tombol shortcut ini, touchpad akan berubah fungsi menjadi layar mini yang bisa kamu sentuh persis seperti layar smartphone. Selain itu touchpad ini juga dapat berubah menjadi numberpad bagi kamu yang merasa membutuhkan fitur yang biasa ditemukan pada keyboard standard ini. Selain itu kamu juga dapat mendownload beberapa apps tambahan yang dapat digunakan oleh 10 tombol shortcut ini via Razer Synapse.

Mengenai masalah apakah SwitchBlade berguna atau tidak itu bergantung kepada penggunaan kamu secara pribadi dan juga kepada game yang kamu mainkan. Saya pribadi tidak merasa kehadiran fitur ini berguna tapi juga tidak merasa terganggu, ini karena saya jarang sekali menggunakan numberpad pada keyboard biasa dan keycaps standard sudah cukup.

Tapi jika kamu adalah seorang gamer hardcore maka kamu akan merasa bahwa SwitchBlade cukup berguna terutama untuk game yang telah menggunakan SwitchBlade App. Jika kamu penasaran tentang User Interface tambahan ini maka Deathstalker Ultimate adalah kesempatan kamu untuk mencobanya karena produk lain yang memiliki fitur ini adalah sebuah laptop Razer Blade.

Untuk urusan fungsi dasar keyboard-nya, Deathstalker Ultimate melakukan fungsinya dengan sangat baik. Tombolnya tipis dan mempunyai respon yang enak ketika ditekan sehingga pengalaman mengetik menjadi sangat menyenangkan. Yang paling saya sukai dari keyboard ini adalah suaranya yang minim, saya ingat bahwa saya harus menjual keyboard Blackwidow saya karena keyboard-nya sangat berisik ketika dimainkan jam 3 pagi, ini adalah masalah besar jika kamu tinggal dengan nenek kamu seperti saya.

Setiap tombol (keycaps) mempunyai lampu backlit yang dapat kamu set untuk berganti warna dan bahkan berkedip lewat software Synapse. Setiap keycaps juga dilapisi dengan pelindung yang halus dan setiap huruf tercetak dengan baik dan tidak terlalu timbul. Di bagian bawah keyboard terdapat karet hitam untuk mengistirahatkan pergelangan tangan kamu dan memberikan griping yang lebih baik.

Satu-satunya hal yang saya tidak suka dari keycaps chiclet ini adalah mereka tidak dapat dilepas. Keycaps ini secara standard memang pas dengan keyboard-nya namun tetap ada sedikit bolong antara keycaps dimana debu bisa masuk. Begitu debu atau benda kecil lain masuk maka kamu akan kesulitan untuk mengeluarkannya. Saya harap tidak ada yang mulai beranak di dalam keyboard Deathstalker Ultimate saya.

Dibagian atas keyboard terdapat sebuah function key dan tambahan fungsi seperti volume control, media playback dan juga pengatur intensitas cahaya keyboard. Selain itu ada juga tombol macro recorder dan juga mode gaming. Dibagian kiri keyboard juga terdapat 5 tombol tambahan khusus untuk macro yang kamu telah rekam. Gamer akan menyukai mode gaming dimana tombol shortcut windows akan otomatis mati sehingga tidak mengganggu game, seperti tombol windows dan alt+f4.
TECH SPECS
  • 4.05” touch screen able to run widget apps
  • Track pad with gesture support
  • 10 dynamic display keys with 80hz response time
  • Chiclet style key caps
  • Tri-colour backlit keys
  • 1000Hz Ultrapolling
  • Fully programmable keys with on the fly macro recording
  • Razer Synapse 2.0 enabled
  • Dedicated Gaming mode
  • 5 additional macro keys Anti-ghosting capability for up to 10 simultaneous key presses
  • Braided fiber cable
  • Fixed wrist rest
Itu dia review dari kami, semoga bisa menjadi referensi.