Senin, 30 Januari 2017

Review Logitech G510s

Logitech memiliki produk LCD gaming keyboard dengan nama Logitech G510s. Keyboard canggih untuk bermain game itu memiliki banyak fitur yang akan membantu Kotakers dalam bermain games. Keunggulan dari keyboard ini dibandingkan dengan gaming keyboard lain adalah terdapat LCD yang bisa terintergasi dengan games yang dimainkan.

G510s sudah memaksimalkan dukungan sekitar 75 games dan aplikasi ternama di dunia antara lain World of Warcraft, Ventrilo, TeamSpeak, Windows SideShow dan masih banyak lagi.

G510s menyediakan fitur backlight dengan warna yang bervariasi. Sehingga dalam kondisi gelap, gamers tetap bisa mengetahui lokasi tombol keyboard dengan baik. Walaupun seperti itu, terdapat tombol untuk mematikan fungsi dari backlight ini.


Terdapat 3 mode macro dan 18 tombol yang bisa diatus sesuka hati, sehingga gamers bisa mengatur kombinasi tombol macro hingga 54 tombol. Gamers juga bisa mengatur warna backlight sesuai dengan mode macro yang sedang dijalankan. Beban yang diberikan oleh tombol keyboard terasa pas saat ditekan, tidak terlalu keras dan tidak terlalu halus.
Pada bagian pojok kanan atas pada keyboard, terdapat bagian untuk mengatur multimedia secara langsung dari keyboard. Di bagian tengah atas, terdapat socket untuk memasang headset, sehingga tidak perlu repot memasang headset di belakang PC. Selain itu, gamers juga bisa langsung non aktifkan fungsi headset sekaligun microphone dari keyboard.

Ada switch untuk menonaktifkan fungsi tombol Windows (Game/Desktop Mode Switch), sehingga gamers tidak akan terganggu apabila tidak sengaja menekan tombol tersebut ketika sedang asik bermain game. Tombol Windows terletak antara tombol SHIFT, CTRL dan ALT.

Pada beberapa game ber-genre FPS, tombol SHIFT dan CTRL digunakan untuk jongkok atau menunduk sehingga terkadang gamers salah menekan tombol. Oleh karena itu, fitur menonaktifkan tombol Windows ini termasuk penting.

(+)  KELEBIHAN
  • USB socket
  • Backlight dengan warna yang bervariasi
  • 18 tombol macro
  • Game/Desktop Mode Switch
  • Terintegrasi dengan multimedia
  • Panel LCD dengan fitur mengagumkan
  • Material plastik keyboard yang tidak licin
(-) KEKURANGAN
  • Simbol keyboard yang kurang jelas (titik dan koma yang mirip)



Review Logitech Gaming Series G105

Specification and Features

  • Long-life, LED backlighting, Easily locate keys—even in the dark. The backlight can be set to two different brightness levels—or turned off completely
  • 6 programmable G-keys, Each with three mode states , let you configure up to 18 unique function per game, including single keypresses or complex macros. Use the MR key to record new macros on the fly
  • Multi-key input, Use up to five keys at once to perform multiple-and more complex-action without the interference or ghosting that can occur with other keyboards.
  • Instant media access, Instat access to volume and mute, as well as start, stop, pause, forward, and back function, is right at your fingertips. So you,ve got more control without leaving your keyboard.
  • Game/desktop mode, A game/desktop mode switch lets you disable the Windows/Context Menu keys so they won't interrup your game if pressed accidentally
  • Built for gaming, Play harder. Responsive longer-life keys withstand demanding play. With Logitech's high qualitu standards and rigorous testing, the G105 is built to last.

Gaming Performance
Terdapat fitur G-keys atau fitur macros yang biasa di butuhkan para gamer.
Sayangnya tidak ada fitur memory onboard.
[KEYBOARD] Logitech Gaming Series G105

Jadi untuk menggunakan fitur macro ini pengguna keyboard harus menginstal dulu software yang harus di download di website logitech.
Logitech software
[KEYBOARD] Logitech Gaming Series G105
[KEYBOARD] Logitech Gaming Series G105


LED Blue Light
Logitech juga memberikan fitur backlighting agar para gamers dapat mneggunakan keyboard ini sekalipun dalam kegelapan. Dan salah satunya juga daya tarik tersendiri dari keyboard ini.

Logitech G105 ini merupakan salah satu official keyboard dari game yang baru saja rilis pada tanggal 8 November 2011 kemarin yaitu Call of Duty Modern Warfare 3. Namun Logitech yang saya dapat ini merupakan produk originalnya. Perbedaan pada backlight, logo COD MW3 dan juga font pada keyboard. Namun dengan harga yang diberikan yaitu setengah dari Logitech G105 MW3 edition saya cukup puas karena mempunyai fitur yang sama.

PRO =
  • Harga murah
  • 5 KRO
  • Backlight
  • 6 Macro key dengan 3 profile berbeda
  • Multimedia shortcut



CONS
  • Gak ada memory internal
  • Not a mechanical keyboard emoticon-Hammer
  • Tanpa wristrest
  • Backlight gak bisa di ganti2



Review Keyboard Gaming Rexus K1

Sebagai salah satu Keyboard gaming murah meriah yang muncul di pasaran Indonesia, Dengan merogoh budget sedikit, kita disuguhi dengan Keyboard yang memiliki rasa ala keyboard mechanic, lengkap dengan LED yang membantu penerangan dalam gelap.
Rexus K1 adalah keyboard murah dengan LED untuk gamer yang mendambakan penampilan keren dengan harga minimalis.

Rexus K1 dibekali dengan LED warna biru di setiap tuts nya, yang sayangnya warnanya tidak dapat diganti karena sudah merupakan warna fix. Bantalan per tombol pada Rexus K1 ini juga cukup nyaman dan tidak mudah selip.

Terlebih lagi, tuts pada Rexus K1 ini cukup empuk dan nyaman walaupun masih menggunakan rubber dan bukan sistem mechanical keyboard.

Rexus K1 ini juga memberikan fasilitas tombol multimedia untuk kalian yang suka mengerjakan sesuatu sembari menjalankan aplikasi pemutar musik/video.

Spesifikasi Lengkap Rexus K1

  • Interface to PC    High Speed USB 2.0
  • Multimedia Hotkeys    Available with 7 Button LED
  • Dimension (WHD)    47,3 (L) x 20,7 (W) x 3 ( H ) cm
  • LED    Blue LED
  • Extra Feature    Waterproof & Anti slip wirst hold
  • Manufacturer website    www.rbt-accessories.com


Fitur Extra:
# Fitur Drainage system waterproof ( Pembuangan Air ).
# Anti Sup-Pad,
# Rear-Stand for a better gaming experience.
# Special Design jack for gamer.
# Extra big shining key keyboard.
# Multimedia Button.
# Supported Windows XP/Vista/7/8

Kelebihan (+)
# Tampilan ala keyboard kelas atas
# Bantalan tangan yang nyaman
# Tactile feedback yang bagus untuk mengetik (empuk)
# LED yang mumpuni berwarna biru

Kekurangan (-)
# Warna cahaya LED tidak dapat diubah

Rexus K7M Backlight gaming keyboard

Keyboard Rexus K7M memiliki bentuk yang elegan dan keyboard ini merupakan keyboard untuk para gamers, karena mensupport untuk multimedia.  Anda tidak perlu khawatir dengan cairan karena keyboard ini memiliki kelebihan tahan atau anti air, bahannya berkualitas dan tidak kasar.  Keyboard ini memiliki tombol yang empuk dan elastis sehingga menghindari tombol tersangkut ketika digunakan.  Kompatile untuk OS: Windows 7, Windows 8, Windows XP, Windows Vista, Mac OS X 10.5

Keyboard Gaming kali ini adalah keyboard keluaran dari Rexus berukuran besar dengan ukuran 47 x 2.5 x 21.5cm. Dimana keyboard gaming ini memiliki beberapa kelebihan. Diantaranya adalah Backlit ON/OFF tombol untuk mengaktifkan/menonaktifkan lampu latar pada keyboard dan Side Lamp/lampu sisi. Sehingga dalam posisi ON, tombol keyboard dan lampu sisi pada keyboard menjadi bersinar,  dan dapat memudahkan kita dalam menekan tombol ketika malam hari. Huruf pada keyboard pun berukuran lebih besar sehingga memudahkan kita untuk melihatnya. Anti slip wirst hold atau bantalan tangan anti licin membuat nyaman ketika kita bermain game dalam waktu yang lama. Dilengkapi dengan multimedia button untuk mengatur lagu atau video yang kita putar.

Spesifikasi Lengkap Keyboard Gaming Rexus K7M
  • Ukuran 47 x 2.5 x 21.5 cm
  • OS: Windows 7, Windows 8, Windows XP, Vista, Mac OS X 10.5
  • Kecepatan USB 2.0
  • Desain Jack khusus gamers
  • Lampu latar dan lampu sisi
  • Ukuran tombol keyboard besar
  • Tombol Multimedia
  • Pembuangan tumpahan air (Fitur Liquid Drainage System)
  • Pad anti slip
  • Interface to PC High Speed USB 2.0 (Backward Compatible with USB 1.1)
  • Kompatible untuk OS: Windows 7, Windows 8, Windows XP, Windows Vista, Mac OS X 10.5.
Keunggulan Keyboard Gaming Rexus K7M
  • Ukuran keyboard besar
  • Tahan air
  • Terdapat lampu datar dan lampu sisi
  • Harga terjangkau



Review Keyboard Gaming Rexus K9

Keyboard adalah alat input yang merupakan salah satu perangkat keras komputer dan mempunyai macam-macam tombol serta memiliki fungsi yang berbeda-beda tergantung pada penekanan tombol yang dapat menghasilkan proses sesuai dengan keinginan kita. Kita sudah mengetahui Pengertian Keyboard di atas. Berdasarkan pengertiannya kita dapat mengetahui fungsi daripada keyboard yaitu untuk memberikan perintah kepada komputer untuk melaksanakan pengolahan data menggunakan perangkat lunak.
Jika Anda seorang gamer maka Anda harus memahami pentingnya keyboard gaming yang baik. Meskipun untuk orang normal keyboard tidak terlalu penting tapi untuk keyboard gamer hardcore adalah sama pentingnya dengan perangkat keras yang terpasang pada keyboard computer. Sebuah keyboard gaming terbaik adalah senjata yang memungkinkan gamer untuk lancar mengambil kendali game tertentu.

Perbedaan utama antara keyboard gaming dan keyboard biasa adalah bahwa keyboard gaming terutama menggunakan kunci mekanik sementara keyboard lainnya terutama memiliki kunci berdasarkan membran. Manfaat dari menggunakan mekanik Keyboard berdasarkan kunci adalah bahwa ia menyediakan lebih tajam dan responsif yang memungkinkan untuk keystrokes cepat dan tepat. Perbedaan utama lain adalah tata letak mereka mereka dirancang dalam diri sedemikian rupa sehingga mengoptimalkan kinerja maksimum dalam permainan. Salah satu fitur yang menarik adalah bahwa mereka memiliki kunci makro yang memungkinkan gamer untuk menambahkan perintah kompleks kunci itu sehingga mereka dapat dieksekusi dalam click.

Keyboard Gaming Rexus K9, meski tidak se-ideal di atas Keyboard gaming ini patut di pertimbangkan sebagai gear gaming. Kemampuannya sudah cukup mumpuni untuk menunjang kenyamanan anda saat main game. Di sisi lain harganya yang murah dibandingkan dengan Keyboard gaming Pro menjadi nilai tambah tersendiri. Harganya yang sekitar 200 ribuan dapat menghemat dana anda atau di alihkan untuk upgrade gear gaming yang paling anda butuhkan.
Spesifikasi:
  • Rexus Floating Switch 45g Trigger
  • Jumlah Tombol: 104 (Regular Size, No Macro)
  • Masa Pakai (Umur): 6.000.000x
  • 19 Tombol Anti-Ghosting (Setelah Dicek Cuma 6 Tombol)
  • 1000Hz Ultrapolling Rate
  • Kabel Tembaga Dilapisi Nylon (Seperti Kabel Setrika)
  • Ukuran:  441(W) x 136(L) x 40(H)
  • Berat: 860 Gram
  • Support All OS




Review Thermaltake Tt eSPORTS MEKA G Unit

Setelah disuguhi dengan beberapa mouse gaming dari produsen ternama selama beberapa minggu terakhir ini, Jagat Play akhirnya kedatangan peripheral mumpuni yang tak kalah pentingnya – sebuah keyboard gaming. Sebagai sebuah jajaran produk yang didesain untuk gaming, keyboard ini tentu hadir dengan segudang fitur dan fungsi yang tidak akan Anda temukan di keyboard konvesional lainnya. Tidak hanya sekedar fungsi, tetapi juga desain untuk gaming yang tentu saja, memang membutuhkan kenyamanan sebagai kebutuhan yang paling utama. Sesuatu yang harus diakui, berhasil dilakukan oleh Thermaltake lewat jajaran produk gaming mereka – Tt eSPORTS.

Thermaltake Tt eSPORTS memperkenalkan MEKA G Unit, sebuah keyboard gaming yang memang didesain untuk kenyamanan bermain. Namun, untuk mampu membuktikan diri, ia harus datang dengan berbagai kelebihan yang membuatnya berbeda dibandingkan keyboard gaming dari produsen yang lain. Tidak hanya itu saja, kenyamanan juga menjadi faktor yang terpenting, terutama untuk memastikan bahwa pengalaman gaming akan berlangsung dengan nyaman dalam kurun waktu yang lama. Lantas bagaimana dengan performa Thermaltake Tt eSPORTS – MEKA G Unit ini? Apa yang membuat keyboard ini pantas untuk dilirik?

Desain dan Fitur
Sistem mekanikal memang harus diakui merupakan salah satu mekanisme terbaik untuk memastikan pengalaman PC gaming yang paling maksimal. Ini menjadi point pertama yang mungkin perlu diperhatikan dari MEKA G Unit ini. Sebagai sebuah keyboard mekanikal, G Unit datang dengan desain yang kokoh, tetapi di sisi lain tetap mencerminkan kesan elegan yang kuat. Tim Jagat Play sendiri cukup beruntung untuk mendapatkan versi warna putih yang semakin memperkuat kesan tersebut. Ini tentu saja menjadi daya tarik ekstra, apalagi dengan backlight warna merah, yang sayangnya hanya menyala untuk beberapa tombol saja. Besar tuts dan jarak di antara setiapnya juga terhitung nyaman untuk digunakan.

Bukan sebuah keyboard gaming jika ia tidak mampu hadir dengan fungsi gaming yang mampu memenuhi semua hal yang dibutuhkan oleh seorang gamer. Setiap sebagian besar peripheral gaming lainnya, MEKA G Unit juga menghadirkan 12 tombol makro yang terletak di sisi keyboard untuk memungkinkan kustomisasi yang dibutuhkan untuk setiap game yang Anda inginkan. Ada 3 profile yang dapat Anda ganti secara real-time dengan dua mode utama – normal dan game. Tidak hanya itu saja, di sisi kanan juga terdapat tombol untuk mengakses fungsi audio Anda tanpa perlu mengorbankan fungsi game Anda sama sekali. Anda juga akan mendapatkan dua buah USB port dan audio jack di bagian belakang. Sebagai sebuah keyboard gaming, Tt eSPORTS MEKA G Unit memang menyediakan hampir semua fitur yang dibutuhkan untuk gaming, di antaranya:

  • 1.000Hz Polling Rate
  • Advanced Anti-Ghosting Function
  • Cherry Blacck Mechanical Switch
  • USB Hubs & Audio jacks
  • On-board memory
  • Backlit illuminations
  • Instant Switch System
  • 7 Multimedia Hotkeys
  • Detached cable

12 makro, dua mode, dan tiga profile serta Instant Switch System tentu sudah menyediakan lebih dari cukup kustomisasi yang Anda butuhkan untuk “menguasai” genre apapun, dari MMORPG, MOBA, hingga RTS. Pertanyaannya kini, seberapa mudah Anda akan dapat mengubah fungsi sesuai yang Anda inginkan dengan MEKA G Unit ini? Driver yang dihadirkan menampilkan user-interface yang cukup mudah untuk dipelajari dan dimodifikasi. Anda dapat mengubah fungsi 12 tombol makro ini sesuai dengan mudah, dengan hanya melakukan beberapa klik dan menggantinya, dari fungsi yang Anda inginkan, sekuens,  hingga untuk membuka program tertentu. Anda juga bisa mengatur area backlit yang Anda inginkan.

Sebagai sebuah keyboard gaming, MEKA G Unit memang menawarkan semua fungsi yang dibutuhkan oleh gamer PC dan melakukannya dengan sangat baik. Di sisi yang satu ini, ia tampil nyaris sempurna, memastikan pengalaman gaming Anda tampil lebih maksimal. Tidak hanya itu saja, ia juga dapat diandalkan untuk melakukan berbagai kegiatan komputasi yang memang menjadikan keyboard sebagai peripheral yang paling dibutuhkan. Namun apa yang membuat gamer akan merasa jatuh cinta dengan MEKA G Unit yang satu ini? Apa yang membuat gamer akan merasa jatuh cinta dengannya? Terlepas dari semua fungsi yang ia tawarkan, kami lebih memilih bahwa kekuatan terbaik Thermaltake Tt eSPORTS MEKA G Unit ini ada pada desain elegan yang ia tawarkan.

Minggu, 29 Januari 2017

Review Logitech G710+

Kenyamanan memang menjadi salah satu syarat gaming yang tidak bisa ditawar. Kondisi tubuh yang santai akan membuat gamer lebih mampu menikmati sebuah game secara optimal, apalagi ketika terlibat dalam gameplay kompetitif yang akan terus memaksa tubuh Anda berada dalam kondisi siaga dan senantiasa responsif.

Di konsol, opsi untuk mendapatkan kenyamanan seperti ini memang terhitung terbatas, namun untuk platform yang lebih dinamis seperti PC, kesempatan lahir dari segudang peripheral yang ditawarkan oleh varian produsen. Walaupun menawarkan fungsi yang hampir serupa, beberapa produk peripheral – terutama mereka yang membawa nama gaming di dalamnya selalu hadir dengan kualitas desain, build, dan fitur yang lebih baik. Tentu untuk satu tujuan yang sama: kenyamanan. Seperti yang ditawarkan oleh Logitech lewat produk keyboard gaming mekanikalnya – Logitech G710+ ini.
Desain dan Fitur
Sebuah peripheral gaming memang seringkali dituntut tidak hanya sekedar mampu memperlihatkan performa dan segudang fitur luar biasa yang menarik untuk dijajal, tetapi juga desain yang membuatnya berbeda dibandingkan dengan produk sejenis yang konvensional. Setidaknya ia mampu memperkuat citra sang pengguna sebagai seorang gamer kawakan yang pantas untuk diperhatikan. Oleh karena itu, desain adalah satu impresi pertama yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Lantas bagaimana dengan Logitech G710+ ini sendiri? Secara kasat mata, Anda akan mendapatkan kesan yang cukup elegan dan solid keluar dari keyboard mekanikal yang satu ini. Dibalut dengan warna orange di  sisi kiri dan sedikit perpaduan warna abu-abu yang mengelilinginya, ia akan mudah menarik perhatian. Walaupun kami sedikit menyayangkan penggunaan warna abu-abu untuk memberikan highlight pada WASD dan suntikan tulisan “G710+” yang terasa terlalu eksesif.

Salah satu yang menarik dari desain yang ditawarkan Logitech G710+ terletak pada pencahayaan LED yang disuntikkan Logitech di dalamnya. Iluminasi ditawarkan penuh untuk semua bagian keyboard, dengan kebebasan untuk mengatur tingkat pencahayaan yang ada. Dalam batas maksimal, Anda tidak perlu takut lagi bertempur di kegelapan karena LED ini akan membantu Anda menavigasi setiap tuts di Logitech G710+ ini. Menariknya lagi, setting untuk pencahayaan dipisahkan menjadi dua bagian: tombol utama gaming dan tombol lainnya. Anda bisa mengatur tingkat cahaya di WASD berbeda dengan sisa tombol yang lain. Walaupun tidak banyak membantu di sisi fungsi, namun perbedaan tingkat iluminasi mungkin dapat dimanfaatkan untuk ekstra nilai estetika.

Sementara di sisi fitur, Logitech G710+ menyediakan beberapa tombol ekstra untuk beragam fungsi. Anda bisa melihat enam ekstra tombol di bagian sebelah kiri keyboard yang dapat dikustomisasi untuk fungsi tertentu, termasuk makro fungsi yang Anda butuhkan. Sementara di bagian atas, Anda akan melihat beberapa shortcut untuk fungsi yang lain – seperti tombol untuk profile, multimedia button, hingga mengatur volume. Tombol untuk mengatur tingkat iluminasi juga terdapat di jajara tombol di atas ini.

Mekanikal memang harus diakui merupakan alternatif varian keyboard terbaik bagi gamer yang memang membutuhkan kecepatan dan akurasi perintah yang dapat diandalkan. Sama halnya dengan yang ditawarkan oleh Logitech G710+ ini. Dengan ukuran tombol tuts yang terhitung cukup standar dan mampu mengakomodasi kebutuhan Anda, Logitech G710+ juga menawarkan kecepatan dan akurasi respon perintah yang pantas untuk diacungi jempol. Bergerak dari tuts ke tuts lainnya dengan cepat untuk mengakses beragam perintah gaming yang kompleks, fitur anti-ghosting yang diterapkan akan memastikan semua perintah ini diproyeksikan dengan benar. Jarak dan ukuran yang ada tidak akan membuat Anda kesulitan untuk membiasakan diri dan memaksimalkan memori otot jari Anda untuk menari indah di atasnya. Salah satu permasalah yang mungkin terasa mengganggu adalah pilihan untuk menempatkan keenam tombol ekstra di kiri dalam posisi yang sejajar dengan keseluruhan keyboard? Akibatnya, Anda mungkin sering salah tombok G1 misalnya, ketika yang Anda tuju adalah “Esc”.

Menyediakan hanya satu jalur pengaturan kabel di bagian paling bawah, Logitech G710+ juga hadir dengan satu ekstra USB port di bagian belakang untuk memfasilitasi perangkat USB Anda yang lain. Sementara untuk soal kenyamanan? Mereka juga menyediakan sebuah wrist rest yang bisa dicabut-pasang sesuai dengan preferensi pribadi Anda. Selain secara fisik menawarkan kenyamanan, Logitech juga menyuntikkan driver terintegrasi dengan user-interface yang sederhana untuk membantu Anda melakukan kustomisasi secara penuh. Dengan ekstra enam tombol dan beberapa pilihan profile, kombinasi makro yang Anda butuhkan untuk menjajal beragam game dengan genre apapun, akan terpenuhi lebih dari cukup dengan Logitech G710+ ini.




Review CM Storm Quickfire Pro

Memfasilitasi game-game yang kompleks memang tidak menjadi satu-satunya indikator apakah sebuah keyboard pantas menyandang nama gaming di dalamnya atau tidak. Tidak sedikit peripheral dengan tampilan sederhana yang justru mampu menawarkan kenyamanan dan presisi aksi yang tinggi,terlepas dari fungsi makro yang dihapuskan. Karena pada akhirnya, fungsi inilah yang akan berpengaruh signifikan pada kemampuan Anda untuk menikmati setiap game yang Anda nikmati. Kemampuan inilah yang tetap ditawarkan oleh Cooler Master Quickfire Pro, sebuah keyboard mekanikal yang memang didesain untuk tidak hanya memfasilitasi fungsi gaming Anda, tetapi beragam kegiatan lain yang lebih produktif. Rahasianya? Tentu saja sang pondasi – Cherry MX Blue switch.
Desain dan Fitur
Dibungkus dengan bahan plastik  sebagai bahan utama, desain yang ditawarkan oleh Cooler Master Quickfire Pro ini mungkin tidak terlalu memperlihatkan identitas sebuah keyboard gaming yang kentara jika Anda melihatnya sekilas saja. Desain yang solid dan elegan tetap mengalir kuat darinya, dengan kenyamanan yang juga tetap dipertahankan dengan ukuran bentuk dan tuts ayng terhitung proporsional. Mengusung desain keyboard konvensional, Anda tidak akan menemukan ekstra tombol apapun di sini, selain beberapa ekstra shortcut untuk mengakses fungsi multimedia secara instan. Cooler Master juga menyertakan fungsi lock pada mode Windows untuk membuat kegiatan gaming Anda minim resiko terlempar ke layar utama.

Lantas bagaimana dengan sisi kosmetiknya sendiri? Untuk memperkuat citranya sebagai sebuah peripheral gaming, Cooler Master juga menyuntikkan sedikit LED backlighting di dalamnya. Sayangnya, tidak di keseluruhan keyboard. Cooler Master lebih memilih untuk mengintegrasikan LED dengan warna merah tersebut hanya di beberapa tombol yang memang sering digunakan untuk kebutuhan gaming. Tidak menyertakan kombinasi logo besar atau sejenisnya, keyboard ini hadir dengan hiasan yang terhitung minim. Untungnya, ia juga menyertakan jalur kabel di bagian bawah untuk memudahkan Anda – para gamer yang memang lebih nyaman melihat tatanan kabel yang rapi.
Kenyamanan adalah indikator terpenting untuk memastikan apakah sebuah keyboard layak untuk dimiliki atau tidak. Dengan bentuk konvesional yang ia usung tanpa ekstra tombol makro yang bertebaran di sisi kiri atau kanan, bukan perkara sulit untuk langsung menggunakan Cooler Master Quickfire Pro dengan kecepatan dan akurasi penuh. Ukuran tuts yang proporsional dan beragam fungsi standar yang ada membantu hal tersebut. Dipadukan dengan fakta bahwa ia merupakan sebuah keyboard mekanikal, maka tidak ada keraguan untuk menjadikan Cooler Master Quickfire Pro sebagai keyboard utama yang tidak hanya bisa diandalkan untuk gaming, tetapi juga fungsi produktif yang lain.

Salah satu hal yang menarik adalah fakta bahwa ia memilih Cherry MX Blue sebagai switch utama dari Quickfire Pro yang kami terima untuk proses review ini. Switch yang ini memang terhitung sangat sensitif, memberikan respon aksi jari Anda dengan begitu cepat dan tepat, membiarkan gerak tangan Anda mengalir begitu saja tanpa hambatan. Tidak hanya untuk kebutuhan gaming, Cherry Blue juga nyaman untuk digunakan mengetik, seperti yang kami lakukan ketika mengerjakan review yang satu ini. Fitur anti-ghosting yang ia usung meminimalisir resiko kesalahan kecil yang mungkin sering terjadi ketika Anda menggunakan keyboard non-gaming. Kenyamanan yang ditawarkan oleh switch ini menjadi nilai jual yang utama. Kelemahannya? Cooler Master Quickfire Pro akan menghasilkan suara ketikan yang mungkin akan membuat teman satu ruangan Anda cukup terganggu. Bunyi “garing”, monoton, dan repetitif ini bisa saja mendorong teman seruangan yang cinta kesunyian hingga batas kesabaran. Namun selain hal tersebut, Cooler Master Quickfire Pro menawarkan apa yang Anda butuhkan.


Review Armaggeddon KAI-9 Sentinel

Gaming saat ini sudah menjadi sesuatu yang besar. Lihat saja bagaimana game seperti DOTA 2 yang begitu populer dengan scene e-Sports yang kian melimpah. Seiring berkembangnya industri gaming tersebut, semakin bertumbuh pula gamer dengan kebutuhan yang bervariasi pula. Seorang gamer membutuhkan “senjata” yang lebih bisa diandalkan, sesuatu yang disebut sebagai peripheral gaming, yang tujuannya tentu saja untuk memfasilitasi ragam kebutuhan tersebut.

Powerlogic yang mempunyai divisi gaming yang diberi nama Armaggeddon, turut ikut berkecimpung di pasar ini. Berbagai produk gaming mulai dari headset, mouse, keyboard, serta speaker diluncurkan demi memenuhi kebutuhan para gamer. Nah kali ini tim JagatPlay kedatangan sebuah keyboard gaming dari Armaggeddon yang diberi nama KAI-9 Sentinel. Penasaran dengan keyboard tersebut? Review ini akan membahasnya lebih dalam untuk Anda.
Desain dan Fitur
Dari sisi desain, tidak sulit untuk mengindentifikasi bahwa keyboard dari Armaggeddon ini adalah sebuah keyboard gaming. Dibalut dengan warna hitam pekat yang dibumbui dengan LED serta logo garang yang menyala di bagian atas, sisi kosmetik ini semakin memperkuat kesan gaming yang ada. Anda juga dapat mengatur intensitas cahaya dan menambahkan breathing effect pada keyboard tersebut. Terdapat 3 warna LED yang disematkan di keyboard ini, yaitu merah, hijau, dan biru.

Tombol Makro juga disematkan dalam keyboard ini. Terdapat 6 tombol makro yang siap memfasilitasi  kebutuhan para gamer yang beragam. Key ini sendiri diselipkan di bagian paling kiri keyboard, untuk memudahkan akses yang minim resiko. Tidak lupa juga, Nighthawk Kai-9 ini juga dilengkapi dengan berbagai tombol untuk mengakses beragam fungsi yang lain, seperti tombol 3 buah tombol profile, tombol volume, tombol untuk membuka media player, dan beberapa key lainnya untuk digunakan dalam fungsi komputasi sehari-hari.

Beberapa hal yang menurut kami agak mengecewakan, keyboard tersebut dibuat dengan material plastik yang mudah meninggalkan jejak sidik jari . Tidak hanya itu saja, ada kesan kuat bahwa bahan ini membuat anda gampang berkeringat. Saat tangan anda berkeringat atau basah, keyboard tersebut akan meninggalkan pola seakan basah yang mungkin menganggu bagi gamer tertentu. Begitu pula tombol windows yang secara default tidak dapat digunakan. Untungnya, Anda bisa mengubah fungsi tersebut via driver yang disertakan oleh Armageddon sendiri.

Specifications
  • Macro Programmable Gaming Keyboard
  • 122 membrane silent switch and key stroke up to more than 100,000,000 times
  • 6 programmable macro keys and up to 3 profile key on-the-fly switching
  • Adjustable backlighting color and effects on keyboard lighting key
  • 1.8-meter multi-flex cord wrapped with ultra-durable cable jack
  • Gaming cluster with anti-ghosting capability
  • 64KB built-in onboard memory

yaman, memang menjadi sebuah standar yang wajib bagi sebuah gamer. Bermain dengan “senjata” yang nyaman akan menghasilkan pengalaman gaming yang lebih optimal. Lalu bagaimana dengan kenyamanan dari keyboard yang satu ini? Tidak perlu diragukan lagi, Armageddon menawarkan apa yang memang Anda butuhkan. Tuts hadir dalam ukuran yang sangat proporsional, mengakomodasi kecepatan gerak jari dengan tepat, begitu juga dengan jarak yang juga tidak kalah nyaman. Belum lagi penempatan tombol makro yang diletakkan disisi kiri keyboard yang sejajar dengan tombol utama, juga merupakan keputusan yang baik, karena dengan begitu, resiko kita menekan tombol yang salah menjadi sangat minim.

Keyboard tersebut menggunakan membrane silent switch. Berbeda dengan membrane pada umumnya, membrane yang terdapat pada keyboard tersebut terasa lebih “ringan” saat ditekan dan juga suara yang dihasilkan agak sedikit lebih pelan dari membrane lainnya. Keyboard tersebut juga sudah menggunakan fitur anti ghosting walaupun hanya digunakan ditombol WASD dan tombol arah (arrow). Ia menawarkan sensasi mengetik menyerupai sebuah keyboard mekanikal.



Review Corsair Gaming K70 RGB

Tuntutan yang harus dipenuhi oleh peralatan untuk gamer belakangan ini semakin berat saja. Bukan saja ia harus mampu menyediakan performa yang mantap untuk mendukung kegiatan bermain game dalam jangka waktu lama, akan tetapi harus pula terlihat seksi dan menarik. Untuk menjawab tantangan tersebut, Corsair Gaming K70 RGB menampilkan keyboard mekanik gaming yang bukan saja memiliki bentuk menarik, tetapi juga didukung oleh driver dengan banyak fungsi dan kokoh.
Apa saja yang membuat Corsair Gaming K70 RGB lebih menonjol bila dibandingkan dengan keyboard mekanik gaming lain? Biasanya patokan utama untuk menentukan performa dari sebuah keyboard mekanik adalah jenis saklar mekanik yang digunakan di setiap tombolnya. Corsair Gaming K70 RGB menggunakan Cherry Red yang notabene merupakan saklar keyboard mekanik terbaik untuk gaming. Lalu keyboard ini juga menambahkan cahaya untuk menerangi tombolnya; satu hal yang membedakan keyboard biasa dengan gaming.

Corsair Gaming K70 RGB semakin memperkokoh performanya dengan driver yang dapat di-download dari website resminya: www.corsair.com – dan kejutan baru muncul dari driver tersebut. Bukan saja melengkapi kemampuannya, seakan ia mampu memberikan kehidupan baru dari sekadar keyboard gaming biasa menjadi luar biasa.

Cherry Red, Saklar Gaming Sejati
Penggunaan saklar mekanik Cherry Red dalam Corsair Gaming K70 RGB merupakan keputusan terbaik yang diambil untuk melengkapi keyboard gaming mekanik ini. Bila dibandingkan dengan saklar yang biasa ditemukan dalam keyboard mekanik lain, baik keyboard khusus gaming maupun tidak, saklar ini memiliki keistimewaan yang membuatnya nyaman ketika digunakan.

Keuntungan dari Cherry Red adalah tekanan yang dibutuhkan untuk mengaktifkannya lebih besar dari Cherry Blue yang biasa digunakan untuk mengetik dan lebih kecil dari Cherry Black yang umum digunakan di keyboard mekanik gaming. Selain itu ia juga tidak mengeluarkan bunyi klik khas milik Cherry Blue. Lalu apa efeknya pada Corsair Gaming K70 RGB?

Penggunaan Corsair Gaming K70 RGB dalam beragam kegiatan, terutama ketika bermain beragam jenis game, memperlihatkan kelebihan dari Cherry Red. Karena ia tidak membutuhkan tekanan sebesar Cherry Black, maka perasaan menekan dalam yang dimiliki Cherry Black tidak ditemukan di Corsair Gaming K70 RGB. Maka respon ketika bermain mengalami peningkatan berkat kecilnya usaha penggunanya untuk melakukan sesuatu.
Spesifikasi
  • Warranty Two years
  • Weight 2.73lbs
  • Key Switches Cherry® MX Blue Mechanical
  • Keyboard Backlighting RGB LED
  • Dimensions 438mm x 163mm x 24mm
  • Macro Keys All Keys
  • Report Rate Selectable 8ms, 4ms, 2ms, 1ms and BIOS mode
  • Matrix 100% anti-ghosting and 104 Key Rollover
  • Keyboard Size Standard
  • On-board Memory Yes
  • Media Keys Six dedicated multimedia keys
  • Wrist Rest Full length detachable with soft touch finish
  • CUE Software Enabled
  • Cable Type Braided Fiber
  • WIN Lock Yes
  • Keyboard Layout NA




Review Steelseries Apex M800

Sebuah keyboard gaming didesain untuk menawarkan kenyamanan dalam bermain, ini menjadi fakta yang tidak terbantahkan. Sebagian besar dari mereka menjadikan switch mekanikal sebagai nilai jual utama, untuk menjamin tidak hanya respon perintah yang lebih baik, tetapi juga sensasi tactile yang terasa begitu nyaman di jari. Bunyi klik yang muncul di setiap tekanan yang Anda lakukan seolah menjadi jaminan bahwa perintah yang Anda lakukan, memang tengah diproses dan akan tampil di layar tanpa ada sedikit pun penundaan. Bahwa setiap bunyi seolah lahir sebagai asuransi bahwa gerak jari Anda sudah tepat dengan kecepatan yang efektif pula. Kita selalu mengasosiasikan keyboard mekanikal dengan semua sensasi ini. Namun, ada yang berbeda dengan keyboard mekanikal yang satu ini. Sebuah keyboard unik dari Steelseries. Ucapkan selamat datang untuk Apex M800!
Desain dan Fitur
Anda yang sempat mengenal varian APEX dari Steelseries tampaknya tidak akan menemukan banyak kejutan dengan Apex M800 ini. Mengusung bentuk dasar yang hampir serupa, Anda berhadapan dengan sebuah keyboard dengan ukuran proporsional, dengan jarak antara tuts yang tidak akan membutuhkan waktu lama untuk dibiasakan dan dikuasai. Tidak perlu menunggu lama, jari Anda akan langsung menari lincah di atasnya. Sebuah logo Steelseries berada di pojok kanan, memperkuat identitas Apex M800 sebagai jajaran produk pabrikan kelas atas yang sudah menjadi bendera dari begitu banyak tim professional gamer ini.

Secara desain, Steelseries tampaknya sangat mengerti bahwa identitas Apex M800 sebagai produk gaming tidak hanya ditentukan dari performa, tetapi juga sisi kosmetik yang ada. Tidak main-main, mereka menyuntikkan LED dengan kemampuan untuk menghasilkan kombinasi jutaan warna di sepanjang keyboard, membuka kesempatan bagi Anda untuk menciptakan sebuah identitas keyboard yang lebih personal. Tidak hanya itu saja, lampu LED ini juga menerangi sedikit celah di bagian sisi keyboard, yang membuatnya kian terlihat manis dan elegan di saat yang sama. Untuk urusan kosmetik, Apex M800 boleh dibilang, menyediakan semua yang Anda butuhkan.

Untuk mendukung performa di beragam genre favorit yang tentu saja berbeda-beda bagi setiap gamer, Apex M800 menyediakan ekstra enam ekstra tuts di sisi kiri untuk memfasilitasi fungsi makro yang akan kita bicarakan nanti. Acungan jempol pantas diarahkan untuk penempatan posisi tombol dengan jarak yang cukup untuk memimalisir memori otot Anda untuk menekan secara otomatis dan mengakses tombol yang salah ketika menggunakan keyboard ini secara cepat. Dengan tambahan lebar yang tidak seberapa signifikan, Anda tidak akan salah menekan tombol “Esc” ketika berusaha mengakses shortcut Circle 0 dan sebaliknya, misalnya.

Lantas, dengan desain dan fitur yang sudah menggoda sejak awal, lantas, spesifikasi seperti apa yang ditawarkan oleh Steelseries Apex M800 ini? Berikut adalah spesifikasi lengkap yang diusung:

  • Weight: 1390 g (3.06 lbs)
  • Width: 510 mm (20.08 in)
  • Height: 174 mm (6.85 in)
  • Depth: 41 mm (1.61 in)
  • USB Cable Length: 2 m (6.6 ft)
  • Anti-Ghosting: Zero Ghosting, 256 Keys at Once
  • Extra Quick Access Keys : 6
  • All Keys are Programmable
  • Multimedia Controls: One-Touch via F-Keys
  • QS1 Switch: 3mm Throw, 1.5mm
  • Activation/Reset, 45cN Force. 60M Clicks
  • Intuitive and Simple Macro Editor
  • Text-based Macros (Direct to Console)
  • Set Custom Profiles Per Application
  • Switch Profiles Across All Your SteelSeries
  • Number of Illumination Colors: 16.8 million
  • Unlimited Lighting Layers,
  • Preset Effects, Create Your Own
  • Illuminated Custom Cooldown Timers
  • Individually Illuminated Keys: Centered LED, Clear Housing, Minimized Bleed

Steelseries seolah berjuang keras untuk meleburkan identitas Apex yang selama ini dikenal sebagai jajaran keyboard gaming membran Steelseris dengan identitas baru mekanikalnya, namun tetap menawarkan sensasi yang sama. Jika ada satu kalimat yang bisa kami lemparkan untuk menjelaskan sensasinya, Apex M800 adalah sebuah keyboard mekanikal yang terasa seperti sebuah keyboard membran. Tidak ada sensasi tactile yang biasa Anda temukan di produk sejenis, tidak ada ukuran tuts tinggi, tidak ada bunyi klik khas mekanikal, ia benar-benar terasa seperti sebuah keyboard membran. Dengan pegas dan switch yang terlihat lebih pendek daripada kebanyakan keyboard mekanikal, sensasi ini dijadikan Steelseries sebagai nilai jual utama.

Namun di sisi lain, terlepas dari sensasi keyboard membran yang begitu kentara, ia tetap mempertahankan keunggulan sebuah keyboard mekanikal. Kita membicarakan daya tahan, kita membicarakan fitur anti-ghosting yang tetap reliable, kita membicarakan kemampuannya untuk mentranslasikan perintah Anda tanpa hambatan sama sekali, kita membicarakan sebuah “keyboard membran” tanpa kelemahan sebuah keyboard membran. Terlepas dari sensasi serupa, Anda tidak akan berhadapan dengan sensasi tuts yang lengket yang biasanya selalu terjadi di keyboard membran biasa, bahkan dengan harga tinggi sekalipun.

Review Thermaltake Tt eSPORTS Poseidon Z

Thermaltake Poseidon Z lagi? Ini mungkin reaksi pertama Anda ketika mendengar judul di atas. Sesuatu yang sangat dimengerti mengingat pemberian nama yang dilemparkan Thermaltake untuk jajaran produk keyboard mereka yang satu ini memang terhitung membingungkan. Anda mungkin pernah mendengar nama Poseidon, Poseidon Z, dan Poseidon ZX di masa lalu yang menawarkan tak hanya jeroan, tetapi juga fitur ekstra di dalamnya. Pendekatan ini jugalah yang tetap menjadi basis untuk varian terbaru – Poseidon Z RGB yang akhirnya tiba di meja kami. Seperti yang bisa Anda prediksi, apalagi melihat nama yang ia usung, Anda tahu jelas apa yang jadi kekuatannya, apalagi dengan judul yang kami sematkan di atas.
Desain dan Fitur

Secara garis besar, Poseidon Z RGB mengusung desain dan fitur yang hampir sama dengan varian pendahulunya. Ia tetaplah sebuah keyboard mekanikal yang dirancang ringkas, namun dengan performa yang tak perlu lagi diragukan. Maka seperti nama Poseidon Z di seri sebelumnya pula, Thermaltake sudah beralih dengan switch Kailh dan tak lagi Cherry MX. Kombinasi ini menawarkan sensasi ketik yang serupa, tetapi memungkinkan Thermaltake untuk menawarkannya di tingkat harga yang lebih terjangkau. Bahkan jika dibandingkan dengan beberapa kompetitornya yang lain, harga mungkin jadi salah satu kekuatan Poseidon Z RGB.

Anda masih akan berhadapan dengan sebuah keyboard berukuran kecil, namun dengan ukuran tuts yang tetap nyaman untuk digunakan. Tetap tidak ada ekstra slot untuk USB atau audio jack, dengan ekstra celah di bagian bawah keyboard untuk membantu Anda mengatur tata letak kabel yang ada. Secara kasat mata, ia tak terlihat seperti sebuah keyboard gaming yang menarik, setidaknya dari sisi kosmetik, apalagi dengan minimnya pendekatan desain logo dan sejenisnya untuk membuatnya lebih mampu menarik perhatian. Kekuatannya justru terletak ketika Anda mulai menghubungkannya ke PC dan mulai “bermain” dengan perangkat lunak yang ia sertakan.

Benar sekali, seperti nama yang ia usung, Poseidon Z RGB akan tampil gemilang begitu Anda menghidupkannya. LED dengan dukungan hingga 16 juta warna tersimpan di balik setiap tuts yang satu ini. Celah ekstra yang mungkin bisa merepotkan untuk kotoran kecil yang mungkin masuk di antaranya, ternyata membantu untuk memperkuat efek warna yang keluar dari keyboard yang satu ini. Sesuatu yang akan kita bahas di sesi selanjutnya. Lantas, spesifikasi seperti apa yang mereka tawarkan? Ini dia:

  • Color: Black
  • No. of Macro Keys: 510 Macro Sets (Game Mode)
  • No. of Game Profiles: 5
  • Weight: 995 Grams
  • Dimension: 440 x 133 x 37 mm
  • Interface: USB
  • Membrane, Mechanical, Plunger: Mechanical
  • Anti-Ghosting Keys: 100% Anti-Ghosting with 104 key rollover on USB
  • On-Board Memory Size: 512 KB
  • Polling Rate: 1000 Hz
  • Back-light: RGB 16.8 Million Color
  • Wrist Rest: No
  • Smart Cable Management: Yes / 3 Ways
  • Keystroke Lifecycle: 50 Million
  • Cable Length: 1.8m
  • Other Features: Adjustable Brightness
  • Graphical UI: Yes

alah satu yang menarik dari Poseidon Z RGB ini adalah kesempatan Thermaltake untuk menawarkan tingkat harga lebih terjangkau lewat keputusan untuk terus mempertahankan Kailh – switch asal China sebagai basis yang tentu saja, lebih murah dibandingkan dengan menggunakan Cherry MX – yang notabene merupakan teknologi asal Jerman. Kami sendiri kebetulan mendapatkan versi Switch Biru, dan bukannya versi Switch Brown yang juga tersedia di pasaran. Terlepas dari beragam rumor yang tersebar di dunia maya soal tingkat durabilitasnya yang berbeda, Kailh tetaplah switch yang bisa diandalkan. Sensasi yang ia tawarkan hampir sulit untuk dibedakan, termasuk respon dan ketepatannya itu sendiri. Anda akan sangat sulit untuk membedakannya kecuali Anda membuka tuts dan melihat merk switch itu sendiri. Switch blue Poseidon Z RGB terasa seperti apa yang Anda harapkan


Review Viper V760

Keyboard mekanik memiliki kelebihan yang cukup besar bila dibandingkan dengan saudaranya yang masih menggunakan landasan karet, alias keyboard secara umumnya. Penggunaan switch yang didedikasikan untuk mengaktifkan setiap tombol di dalam keyboard, yang jumlah tombolnya mencapai lebih dari 100 buah, tentunya terdengar absurd bagi pengguna biasa. Namun, tidak demikian dengan gamer. Bagi gamer, saklar individual untuk setiap tombol diartikan sebagai semakin meningkatnya respons waktu antara menekan tombol dan perintah tersebut dijalankan di dalam game.
Namun, pada prakteknya keyboard mekanik tidak semuanya sama. Keyboard tersebut dipisahkan oleh beragam jenis saklarnya, dan dibagi sesuai dengan tekanan atau feedback saklar ketika ditekan. Rasanya tidak ada jenis saklar yang paling ideal untuk bermain game, karena setiap gamer memiliki preferensi berbeda mengenai jenis saklar yang disukainya. Bila Anda menyukai saklar Brown yang kasarnya berada antara Black yang berat dan Red yang ringan, maka Viper V760 bisa menjadi teman baru Anda ketika bermain.

Bermodalkan saklar mekanik Brown, Viper V760 memberikan tekanan yang wajar, alias bisa digunakan untuk bermain game atau untuk menulis. Saklar yang digunakannya bukan Cherry, saklar yang sangat sering dijumpai pada keyboard mekanik, melainkan Kailh. Kesan yang diberikan oleh pabrikan Kailh tentu saja berbeda dengan Cherry. Berkat penggunaan saklar Kailh tersebut, harga dari Viper V760 menjadi cukup terjangkau, yaitu sekitar $110. Untuk keyboard mekanik dengan 100 lebih saklar mekanik plus cahaya dengan spektrum besar, harga tersebut cukup masuk akal.

Beralih dari saklarnya, Viper V760 memiliki desain yang kokoh. Bukan hanya dari bentuknya saja, tetapi ia memang menggunakan bahan yang kuat. Selain itu, keyboard ini juga memiliki dukungan program driver yang cukup multiguna. Untuk menggunakan drivernya, cukup download dari website resminya (www.patriotmemory.com) dan beragam fitur tambahan dapat Anda gunakan. Seperti yang mungkin bisa Anda tebak sendiri dari website tersebut, Viper V760 adalah lini keyboard gaming dari pabrikan memory Patriot.

Tampilan luar yang dipancarkan oleh Viper V760 adalah kekuatan. Bermodalkan garis yang tegas dan bahan metalik, keyboard ini memberikan kesan yang jelas dalam kekokohannya. Bukan hanya kesan saja, bahan untuk membangun keyboard ini memang benar-benar kuat. Sebab, permukaan luarnya dilapisi oleh alumunium kaliber pesawat. Jadi, keawetan keyboard ini ketika melawan benturan yang tentunya tidak disengaja akan sangat tinggi.
Kekurangan software ini adalah antarmuka yang terlalu sederhana dan kurang interaktif. Untuk sebagian gamer, antarmuka ini mungkin justru memudahkan mereka dalam mengatur profil, tetapi itu juga setelah beradaptasi dalam waktu yang tidak sebentar.

Dengan harga sekitar Rp1,5 juta, Viper V760 adalah keyboard gaming mekanik yang kurang kompetitif. Pasalnya, ada produk pesaing dengan kualitas yang fitur sama, bahkan bisa lebih baik, yang dipatok dengan selisih harga Rp300 ribu lebih murah. Viper harus bisa menyediakan konsep yang lebih menarik atau tampil beda, seandainya mereka ingin menyita perhatian gamer Indonesia.



Review CM Masterkeys Pro S

Peripheral yang didesain khusus untuk gaming, Anda yang sudah menikmati produk yang muncul dalam beragam varian dan didukung oleh banyak produsen ini sudah pasti mengerti mengapa sebagian dari mereka dijual mahal. Terlepas dari beragam fitur yang mungkin berakhir gimmick dan tak banyak membantu aksi gaming Anda, tak bisa dipungkiri bahwa mereka menawarkan sesuatu yang tak ditawarkan oleh peripheral biasa. Desain yang diracik untuk menjadikan kenyamanan Anda sebagai prioritas, fungsi untuk meminimalisir kesalahan dan resiko, hingga sisi kosmetik disuntikkan ke dalamnya. Salah satu yang pantas untuk dilirik? Keyboard TKL terbaru dari Cooler Master – Masterkeys Pro S.

Desain dan Fitur

Kami yakin bahkan sebelum kami membicarakan lebih jauh keyboard yang satu ini, tak ada dari Anda yang tak mungkin belum pernah mendengar sepak terjang Cooler Master sebagai  salah satu produsen peripheral gaming yang bisa diandalkan. Masterkeys Pro S adalah sebuah keyboard mekanikal TKL yang tentu saja hadir dengan bentuk yang lebih ringkas dibandingkan dengan keyboard pada umumnya. Bentuk seperti ini menambahkan sedikit keunggulan sebagai perangkat dengan mobilitas lebih tinggi, apalagi jika Anda termasuk gamer yang sering berpergian. Hal ini juga didukung dengan kabel yang bisa dicabut untuk memudahkan proses penyimpanan.

Secara kasat mata, Anda mungkin tak bisa melihat apapun yang “istimewa” dengan produk yang satu ini. Keyboard kecil dengan warna hitam elegan yang bahkan tak punya sisi kosmetik sama sekali. Tak ada logo besar, tak ada permainan kontras warna, tak ada corak yang digariskan sama sekali di atas bentuknya yang terlihat bersih. Yang akan Anda temukan hanyalah logo “Cooler Master” yang kini menggantikan logo untuk tombol Windows, dan tak lebih. Lantas, pantas dikeluhkan? Karena memang bukan itu yang jadi kekuatannya. Daya tarik Masterkeys Pro S baru akan terlihat begitu Anda menghubungkannya dengan PC dan berhadapan dengan cerahnya warna LED dan kombinasi yang bisa Anda eksekusi dengannnya.

Terlepas dari status mereka sebagai keyboard “mekanikal”, switch di dalamnya berbeda. Salah satu yang paling populer saat ini adalah switch buatan Tiongkok – Kailh yang bisa menawarkan sensasi yang serupa dengan harga yang lebih terjangkau, namun selalu dicurigai tak didukung dengan daya tahan yang sama. Sementara produsen yang lain mulai mengembangkan switch mereka “sendiri” yang diberi label beragam nama dan kemudian dijual sebagai sebuah produk eksklusif. Yang menarik? Cooler Master tak jatuh pada tren yang sama dengan Masterkeys Pro S ini. Ia tetap menjadikan pabrikan ternama – Cherry MX sebagai basis switch. Masterkeys Pro S sendiri diperkuat dengan switch brown dengan feedback yang pantas untuk diacungi jempol.
Sebagai sebuah keyboard mekanikal dan semua fungsi yang ia tawarkan, tak ada yang bisa dikeluhkan dari Masterkeys Pro S ini. Dengan Cherry Brown sebagai switch utama dan fitur anti-ghosting yang ia tawarkan, aksi jari Anda yang cepat, baik untuk aktivitas gaming atau untuk sesuatu yang lebih produktif akan terfasilitasi dengan sangat baik. Walaupun tak menawarkan palm rest, ukuran tuts dan jarak yang proporsional akan membuat jari Anda bisa menari dengan optimal sejak Anda mengeluarkannya dari kotak. Secara garis besar, performa dan kenyamanan yang ditawarkan oleh Masterkeys Pro S memenuhui fungsinya sebagai sebuah keyboard gaming, tanpa ada keluhan sama sekali.

Specifications
  • Switch Type: Cherry MX
  • Layout: 87/88 keys Tenkeyless
  • Material: Plastic / Metal
  • Color: Black
  • LED Color: RGB
  • Polling Rate: 1000 Hz
  • Repeat Rate: 1x/2x/4x/8x
  • Response Rate: 1ms
  • MCU: 32bit ARM Cortex M3
  • On Board Memory: 512 KB
  • On-the-fly System: Macro Record and Lighting
  • Cable: Detachable Micro-USB
  • Software AP: Yes, Supports GUI Software
  • Connector Cable: USB 2.0
  • Cable Length: 1.5 Meters
  • Dimensions: 359 x 130.8 x 39mm
  • Product Weight (Without Cable): 930 g
  • Warranty: 2 years



Review Razer BlackWidow Chroma

Serial BlackWidow adalah serial keyboard mechanical yang pertama kali diluncurkan pada tahun 2010 dan menjadikan keyboard paling laku dipasaran gamers diseluruh dunia, dimana pada keyboard mechanical ini memiliki tombol yang dapat diprogram sesuai kebutuhan dengan adanya fitur macro recording membuat gamers dengan mudah menyimpah shortcut tombol yang nantinya akan digunakan dalam permainan. Dilengkapi dengan lima tombol dedicated (Macro), tombol media, dan menariknya terdapat port headset serta port USB yang ada disisi sebelah kanan keyboard.
Fitur lainnya yang tak kalah keren adalah fitur gaming mode dan memiliki tingkat responsif 1000HZ Ultrapolling dengan kabel fiber yang cukup tebal. Bagi gamers yang telah mendengar kata serial BlackWidow pastinya sudah paham dengan ketangguhan miliknya namun yang membedakan dengan serial BlackWidow Ultimate Chroma ini adalah pencahayaan Chroma yang hanya ada pada serial tersebut. Dengan ditambah program Razer Synapse yang bisa didapatkan disitus resminya, sehingga gamers dengan mudah mengkostumisasi sistem pencahayaan pada keyboard itu sendiri sesuai selera.

keyboard Razer BlackWidow Ultimate Chroma memang diciptakan khusus untuk bermain game dengan daya tahan yang lama serta model pencahayaan yang baru.

Dibagian depan kemasan juga terdapat bagian yang terbuka sehingga terdapat beberapa tombol yang dapat dicoba secara langsung oleh gamers untuk membuktikan kehebatan tombol keyboard mechanical Razer.

Dikemas dengan apik, keyboard Razer BlackWidow Ultimate Chroma terlihat sangat kokoh dan juga tentunya cukup berat namun itu bukan masalah penting, karena kebanyakan keyboard mechanical memang memiliki berat yang berbeda dengan keyboard analog pada umumnya. Hal tersebut dikarenakan keyboard mechanical memiliki fitur khusus untuk menghasilkan kualitas responsif yang sempurna. 

Ketika Perangkat ini terhubung dengan PC maka secara otomatis keyboard telah bisa digunakan, namun apabila gamers ingin mengkostumisasi segi pencahayaan dan juga menyimpan tombol-tombol macro harus lebih dulu mengunduh sebuah software yang disediakan oleh Razer pada situs resminya disini.

Software Razer Synapse dapat diunduh secara gratis, tetapi untuk dapat mengaksesnya Kotakers harus meregistrasi dulu agar dapat masuk kedalam akun Razor Synapse. Nah, keuntungan meregistrasi email ini selain bisa mengakses software tersebut, Kotakers juga bisa mendapatkan update-update terbaru secara langsung yang diberikan oleh Razer.

TECH SPECS
  • Razer™ Mechanical Switches with 50g actuation force
  • 80 million keystroke life span
  • Chroma backlighting with 16.8 million customizable color options
  • Razer Synapse enabled
  • 10 key roll-over anti-ghosting
  • Fully programmable keys with on-the-fly macro recording
  • 5 additional dedicated macro keys
  • Gaming mode option
  • Audio-out/mic-in jacks
  • USB pass-through
  • 1000Hz Ultrapolling
  • Braided fiber cable
  • Approximate size: 475mm/18.72 in (Width) x 171mm/6.74 in (Height) x 39mm/1.54 in (Depth)
  • Approximate weight: 1500g/3.31lbs


Review Razer Deathstalker Ultimate

Razer Deathstalker Ultimate adalah keyboard canggih dari Razer dengan tombol (selanjutnya disebut keycaps) chiclet dan juga interface Razer SwitchBlade. Dengan harga berkisar Rp. 2.5 juta rupiah, Deathstalker Ultimate merupakan keyboard yang paling mahal yang ditawarkan oleh Razer. Tapi apakah keyboard gaming ini sebanding dengan harganya? Baca terus untuk mengetahuinya.
Keyboard versi Razer Deathstalker (versi polos) mempunyai harga sekitar Rp 1.2 juta, jadi jelas bahwa penambahan 1.3 juta ini datang dari fitur SwitchBlade UI. Fitur ini sendiri dibenamkan di sebelah kanan keyboard yang biasanya ditempati oleh number pad, SwitchBlade UI sendiri adalah touchpad dengan tambahan 10 tombol yang dapat diprogram.

Setiap tombol ini terhubung dengan aplikasi yang khusus dikembangkan untuk SwitchBlade. Secara standard tombol ini berfungsi untuk mengakses trackpad sampai dengan tombol singkat untuk mengakses Facebook. Ketika kamu menggunakan tombol shortcut ini, touchpad akan berubah fungsi menjadi layar mini yang bisa kamu sentuh persis seperti layar smartphone. Selain itu touchpad ini juga dapat berubah menjadi numberpad bagi kamu yang merasa membutuhkan fitur yang biasa ditemukan pada keyboard standard ini. Selain itu kamu juga dapat mendownload beberapa apps tambahan yang dapat digunakan oleh 10 tombol shortcut ini via Razer Synapse.

Mengenai masalah apakah SwitchBlade berguna atau tidak itu bergantung kepada penggunaan kamu secara pribadi dan juga kepada game yang kamu mainkan. Saya pribadi tidak merasa kehadiran fitur ini berguna tapi juga tidak merasa terganggu, ini karena saya jarang sekali menggunakan numberpad pada keyboard biasa dan keycaps standard sudah cukup.

Tapi jika kamu adalah seorang gamer hardcore maka kamu akan merasa bahwa SwitchBlade cukup berguna terutama untuk game yang telah menggunakan SwitchBlade App. Jika kamu penasaran tentang User Interface tambahan ini maka Deathstalker Ultimate adalah kesempatan kamu untuk mencobanya karena produk lain yang memiliki fitur ini adalah sebuah laptop Razer Blade.

Untuk urusan fungsi dasar keyboard-nya, Deathstalker Ultimate melakukan fungsinya dengan sangat baik. Tombolnya tipis dan mempunyai respon yang enak ketika ditekan sehingga pengalaman mengetik menjadi sangat menyenangkan. Yang paling saya sukai dari keyboard ini adalah suaranya yang minim, saya ingat bahwa saya harus menjual keyboard Blackwidow saya karena keyboard-nya sangat berisik ketika dimainkan jam 3 pagi, ini adalah masalah besar jika kamu tinggal dengan nenek kamu seperti saya.

Setiap tombol (keycaps) mempunyai lampu backlit yang dapat kamu set untuk berganti warna dan bahkan berkedip lewat software Synapse. Setiap keycaps juga dilapisi dengan pelindung yang halus dan setiap huruf tercetak dengan baik dan tidak terlalu timbul. Di bagian bawah keyboard terdapat karet hitam untuk mengistirahatkan pergelangan tangan kamu dan memberikan griping yang lebih baik.

Satu-satunya hal yang saya tidak suka dari keycaps chiclet ini adalah mereka tidak dapat dilepas. Keycaps ini secara standard memang pas dengan keyboard-nya namun tetap ada sedikit bolong antara keycaps dimana debu bisa masuk. Begitu debu atau benda kecil lain masuk maka kamu akan kesulitan untuk mengeluarkannya. Saya harap tidak ada yang mulai beranak di dalam keyboard Deathstalker Ultimate saya.

Dibagian atas keyboard terdapat sebuah function key dan tambahan fungsi seperti volume control, media playback dan juga pengatur intensitas cahaya keyboard. Selain itu ada juga tombol macro recorder dan juga mode gaming. Dibagian kiri keyboard juga terdapat 5 tombol tambahan khusus untuk macro yang kamu telah rekam. Gamer akan menyukai mode gaming dimana tombol shortcut windows akan otomatis mati sehingga tidak mengganggu game, seperti tombol windows dan alt+f4.
TECH SPECS
  • 4.05” touch screen able to run widget apps
  • Track pad with gesture support
  • 10 dynamic display keys with 80hz response time
  • Chiclet style key caps
  • Tri-colour backlit keys
  • 1000Hz Ultrapolling
  • Fully programmable keys with on the fly macro recording
  • Razer Synapse 2.0 enabled
  • Dedicated Gaming mode
  • 5 additional macro keys Anti-ghosting capability for up to 10 simultaneous key presses
  • Braided fiber cable
  • Fixed wrist rest
Itu dia review dari kami, semoga bisa menjadi referensi.